Kesenian Sintren

Kabupaten Tegal Jawa Tengah memiliki satu

 bernama Sintren Tegalan atau biasa disebut Sintren. Kesenian Sintren Tegal merupakan tarian magis untuk meminta datangnya hujan ketika musim kemarau panjang dan mencegah bencana terhadap pertanian masyarakat. Tarian ini diperankan oleh seorang perempuan yang masih perawan atau masih gadis.

Dalam kesenian ini, terdapat beberapa orang yang terlibat, yakni Melandang, Bodor atau Badud, dan para penabuh gambang dan gendang. Melandang merupakan pawang pemanggil memanggil roh halus yang akan merasuki penari sintren. Bodor merupakan dua orang pemuda yang berperan sebagai pelawak ketika acara berlangsung.

Kesenian Sintren Tegal

Tarian magis dimulai saat Melandang mulai melantunkan mantra pemanggil roh gaib dan membakar kemenyan. Saat itu kedua tangan penari sintren diikat dengan sangat erat. Sementara di sebelahnya disediakan beragam alat rias seperti bedak, gincu atau lipstik, sanggul, hiasan kepala, kebaya, kacamata, selendang, sisir, jam tangan, cermin, dan lain-lain.

Sambil terus melantunkan matra, Melandang akan menutupi penari dengan sebuah kurungan yang diberi balutan kain pada setiap sisinya. Pada saat itu, para pengunjung melantunkan lagu pengiring. Tak berapa lama, kurungan tersebut dibuka dan sintren yang semula hanya berpakaian biasa telah kerasukan roh dan telah berpakaian rapi dengan riasan cantik dan memakai kebaya.

Sintren mulai menari dan diiringi nyanyian para pengunjung serta bebunyian dari iringan gambang dan gendang. Di tengah berjalannya tarian magis itu sang bodor secara bergantian melakukan lawakan yang membuat pengunjung tertawa.

Para pengunjung biasanya akan melempar jaket atau pakaian yang mereka bawa untuk disemprot wewangian oleh sang sintren. Jika sudah mendapatka jaket atau pakainnya kembali, pengunjung akan melempar uang atau melakukan saweran.

Tari Sintren Tegal harus diadakan pada malam hari. Saat tengah malam, Melandang mulai menutupi sintren dengan kurungan sebelumnya. Dalam beberapa saat, penari sintren telah berganti kostum seperti mulanya dan tak berias sama sekali.

Meski termasuk dalam tarian magis, tari Sintren Tegal merupakan kesenian yang digemari oleh masyarakat. Kesenian ini menyebar di beberapa kecamatan di Kabupaten Tegal. Seperti di Desa Karangmulya Kecamatan Suradadi, Desa Jatiwangi Kecamatan Pagerbarang, dan Desa Tamansari Kecamatan Jatinegara.

2 thoughts on “Kesenian Sintren

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *